Anak merupakan salah satu rezeki yang paling berharga dari Allah SWT. Oleh karena itu, kedatangan seorang anak sangatlah membahagiakan dan menyenangkan bagi kedua orang tua maupun keluarga. Seorang anak yang baru lahir, disebut juga sebagai bayi. Pada usia tertentu, doa selapanan bayi diperlukan untuk dilafalkan.

Sejatinya, selapan merupakan tradisi dari masyarakat suku Jawa. Dan masih dilestarikan hingga saat ini. Selapan, biasanya dilakukan ketika bayi berusia sekitar 35 hari. Yang mana acara selapan ini berisi dengan beberapa rentetan kegiatan. Seperti memcukur rambut bayi, memotong kukunya, atau terkadang dilakukan sekaligus dengan aqiqah.

Selapanan Bayi

Biasanya dalam proses selapan ini ditambahin juga dengan tumpengan. Serta dilengkapi dengan tujuh macam sayur yang boleh dipotong tapi tidak untuk kangkung dan kacang panjang. Lalu ada juga elemen lainnya seperti telur ayam yang sudah direbus dengan jumlah 7, 11, atau bisa 17 butir.

Selain itu juga ada elemen seperti cabai, bawang merah, dan bumbu – bumbu gudangan yang tidak pedas. Kalau ada, juga diperlukan elemen berupa saringan santan yang terbuat dari bambuh, buah – buahan sebanyak tujuh macam, yang salah satunya harus ada pisang raja. Kemudian ada kembang setaman dan bubur sebanyak tujuh macam.

Yang mana dalam acara selapan tersebut, minimal diikuti sebanyak 7, 11, atau 17 orang. Doa selapanan bayi juga dibacakan dalam acara selapan ini. Karena doa tersebut merupakan salah satu elemen yang paling penting dalam acara selapan. Lalu apakah bahan – bahan yang menjadi elemen selapan di atas wajib lengkap dan sama persis?

Baca Juga:   Doa Menyapih Anak dari Asi yang Kamu Wajib Tahu

Jawabannya tidak! Karena hal yang wajib ada ialah doa, lalu sayur, buah, dan bubur sebanyak tujuh macam. Kemudian tumpeng, serta tujuh butir telur. Lalu seperti apa sih doa selapanan bayi yang tepat menurut Islam? Simaklah ulasannya pada pembahasan berikut ini!

Seperti Inilah Doa Selapanan Bayi Menurut Islam

Mengenai doa yang tepat untuk acara selapan bayi, sebenarnya berbeda – beda. Dan ini tergantung dari adat dan istiadat yang ada di daerah tersebut. Adanya pesantren, kyai, juga bisa mempengaruhi seperti apa doa selapanan bayi yang cocok dan digunakan pada daerah – daerah tersebut.

Biasanya, dalam rentetan acara selapan, ada beberapa macam doa yang dibacakan. Dan seperti inilah runtutannya. Pertama, membacakan rangkaian tahlil sebelum melakukan cukur rambut bayi. Untuk tahlilnya ialah sebagai berikut, pertama membaca Al Quran Surat Al Mulk, kemudian Al Quran Surat Ar Rohman.

Selanjutnya membaca Al Quran Surat Al Fatah, Al Quran Surat Al Kahfi, Al Quran Surat Maryam, Al Quran Surat Yusuf, dan Al Quran Surat Waqiah. Untuk tujuan dari tahlil dengan membaca surat – surat di atas ialah agar bayi ini kelak bisa menjadi anak yang pandai, penuh kasih sayang, kuat, lembut, rupawan, serta dimurahkannya rezeki.

Selanjutnya, dalam doa selapanan bayi ialah membaca Mahalul Qiyam. Dan membawa bayi keliling untuk mendapatkan doa dari orang – orang yang hadir dalam acara selapan. Dan disimbolkan dengan mencukur rambut bayi. Selanjutnya, pada bagian terakhir ialah membaca doa Walimah Aqiqah untuk bayi menurut agama Islam.

Dan untuk lafalnya ialah sebagai berikut ini :

اللهم احْفَظْهُ مِنْ شَرِّالْجِنِّ وَالْإِنْسِ وَأُمِّ الصِّبْيَانِ وَمِنْ جَمِيْعِ السَّيِّئَاتِ وَالْعِصْيَانِ وَاحْرِسْهُ بِحَضَانَتِكَ وَكَفَالَتِكَ الْمَحْمُوْدَةِ وَبِدَوَامِ عِنَايَتِكَ وَرِعَايَتِكَ أَلنَّافِذَةِ نُقَدِّمُ بِهَا عَلَى الْقِيَامِ بِمَا كَلَّفْتَنَا مِنْ حُقُوْقِ رُبُوْبِيَّتِكَ الْكَرِيْمَةِ نَدَبْتَنَا إِلَيْهِ فِيْمَا بَيْنَنَا وَبَيْنَ خَلْقِكَ مِنْ مَكَارِمِ الْأَخْلَاقِ وَأَطْيَبُ مَا فَضَّلْتَنَا مِنَ الْأَرْزَاقِ اللهم اجْعَلْنَا وَإِيَّاهُمْ مِنْ أَهْلِ الْعِلْمِ وَأَهْلِ الْخَيْرِ وَأَهْلِ الْقُرْآنِ وَلَا تَجْعَلْنَا وَإِيَّاهُمْ مِنْ أَهْلِ الشَّرِ وَالضَّيْرِ وَ الظُّلْمِ وَالطُّغْيَانِ

Mustamin
Author

Jika kamu bertaqwa, Allah akan membimbingmu.